http://img264.imageshack.us/img264/7575/image16kn8.gif
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Cara Membuat Like Fanspage Melayang di Blog

Sebelum nya saya bingung, bagaimana cara agar fanspage saya punya banyak member, kemudian saya berinisiatif untuk menampilkan nya di blog saya seperti blog-blog orang. Namun setelah saya fikir-fikir terlihat biasa saja kalau cuma di pasang di widget, maka saya berusaha browsing di www.google.co.id, dan menemukan script yang bisa membuat tombol like melayang-layang di halaman utama blog, dengan begitu pembaca akan terpaksa mengklik SUKA pada fanspage saya tadi agar kotak like nya hilang.




Berikut ini ada lah script yang harus di pasang di blog kamu, silakan copy dan pasang di widget kamu.
Caranya :
  1. Masuk ke Dashbor-Rancangan-Element Laman-Tambah Gatget-Html/Javascript
  2. Copy semua script dibawah ini dan pastekan di Gatget baru tadi

====================================================
<style type="text/css">
#topbar{
position:absolute;
padding-left:260px;
background-color: transparancy;
width: 300px;
visibility: hidden;
z-index: 100;
}
</style>
<script type="text/javascript">
var persistclose=0 //set to 0 or 1. 1 means once the bar is manually closed, it will remain closed for browser session
var startX = 30 //set x offset of bar in pixels
var startY = 5 //set y offset of bar in pixels
var verticalpos="fromtop" //enter "fromtop" or "frombottom"
function iecompattest(){
return (document.compatMode && document.compatMode!="BackCompat")? document.documentElement : document.body
}
function get_cookie(Name) {
var search = Name + "="
var returnvalue = "";
if (document.cookie.length > 0) {
offset = document.cookie.indexOf(search)
if (offset != -1) {
offset += search.length
end = document.cookie.indexOf(";", offset);
if (end == -1) end = document.cookie.length;
returnvalue=unescape(document.cookie.substring(offset, end))
}
}
return returnvalue;
}
function closebar(){
if (persistclose)
document.cookie="remainclosed=1"
document.getElementById("topbar").style.visibility="hidden"
}
function staticbar(){
 barheight=document.getElementById("topbar").offsetHeight
 var ns = (navigator.appName.indexOf("Netscape") != -1) || window.opera;
 var d = document;
 function ml(id){
  var el=d.getElementById(id);
  if (!persistclose || persistclose && get_cookie("remainclosed")=="")
  el.style.visibility="visible"
  if(d.layers)el.style=el;
  el.sP=function(x,y){this.style.left=x+"px";this.style.top=y+"px";};
  el.x = startX;
  if (verticalpos=="fromtop")
  el.y = startY;
  else{
  el.y = ns ? pageYOffset + innerHeight : iecompattest().scrollTop + iecompattest().clientHeight;
  el.y -= startY;
  }
  return el;
 }
 window.stayTopLeft=function(){
  if (verticalpos=="fromtop"){
  var pY = ns ? pageYOffset : iecompattest().scrollTop;
  ftlObj.y += (pY + startY - ftlObj.y)/8;
  }
  else{
  var pY = ns ? pageYOffset + innerHeight - barheight: iecompattest().scrollTop + iecompattest().clientHeight - barheight;
  ftlObj.y += (pY - startY - ftlObj.y)/8;
  }
  ftlObj.sP(ftlObj.x, ftlObj.y);
  setTimeout("stayTopLeft()", 10);
 }
 ftlObj = ml("topbar");
 stayTopLeft();
}
if (window.addEventListener)
window.addEventListener("load", staticbar, false)
else if (window.attachEvent)
window.attachEvent("onload", staticbar)
else if (document.getElementById)
window.onload=staticbar
</script>
<br />
<div class="clear">
</div>
<div id="topbar">
<div style="text-align: right;">
<a href="" onclick="closebar(); return false"><img src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgO39uylJZUmKh7qZNpCDg9AnaHJzn3kv0JeIMZVjjVr36EGduiWe4HFv45dzMvcc-zCffg9lIZQtmDUdqWCmdgXNDePMwGHEMmK0OjKkjZDuWTQXaxyUC8qqxjOlAtZ1vWXkdADluTrPA7/s1600/close3.png" /></a></div>
<center>
<div style="background: #fff;">
<div id="fb-root"></div><script src="http://connect.facebook.net/en_US/all.js#xfbml=1"></script><fb:like-box href="https://www.facebook.com/Sobat.Updaters" width="250" show_faces="true" border_color="" stream="false" header="true"></fb:like-box>
</div>
</center>
</div>

=====================================================

Silakan ganti tulisan biru di atas dengan kode Fanspage anda sendiri

      4.Pilih simpan dan lihat hasilnya.

Silakan tinggalkan komentar bila ada masalah,,

Read more: http://infopc-yogi.blogspot.com/2012/02/cara-buat-like-fanspage-melayang-di.html#ixzz1qjltboh7

Robby Darwis Tingkatkan Porsi Latihan Persib

PELATIH sementara Persib Bandung, Robby Darwis Sabtu pagi tadi (31/3) mulai meningkatkan porsi latihan cukup berat kepada seluruh pemain. Setelah sebelumnya, Robby hanya memberikan materi latihan lari 15 menit.

Setelah sebelumnya para pemain diliburkan selama 5 hari. Para pemain menjalani game internal selama 2x25 menit dengan membagi tim dalam dua kelompok, tim kuning dan tim putih.

Tim putih di isi oleh Dadang Sudrajat, Maman Abdurahman, Abanda Herman, Aldi Rinaldi, Jajang Sukmara, Rian Permana, Robbie Gaspar, Hendra Ridwan, Dudi Sunardi, Sigit Hermawan, Airlangga Sucipto serta Rizky Bagja di posisi cadangan.

Sementara tim kuning di isi oleh Cecep Supriatna, M.Nasuha, Wildansyah, Agung Pribadi, Toni Sucipto, Budiawan, Zulkifli Syukur, M.Ilham, Miljan Radovic, Airlangga Sucipto, Noah Alamsyah dan Yandry Pitoy sebagai cadangan.

Di babak kedua, Robby pun memasukkan Gaspar, Aliyudin serta Sigit ke tim kuning dan menukarnya dengan Agung, Budiawan serta Airlangga yang pindah ke tim putih.

Sementara Anggi Indra masuk menggantikan Dudi di babak kedua. Pada game tersebut, tim kuning berhasil unggul tipis 1-0 melalui gol Wildansyah.

MAMIC RESMI MUNDUR

DRAGO Mamic memutuskan mundur dari kursi Pelatih Kepala Persib Bandung, Rabu malam (28/3).

Lewat surat yang disampaikan langsung kepada Manajer Persib, Umuh Muchtar, Mamic meninggalkan kursi pelatih Maung Bandung yang sudah ditempatinya sejak Agustus lalu.

Umuh mengatakan, surat pengunduran diri Drago pun telah ia tandatangani. Kini Umuh tinggal menyerahkan surat pengunduran diri tersebut kepada jajaran Direksi dan Komisaris PT. Persib Bandung Bermartabat.

“Ya tadi (hari ini) dia sudah menyatakan mundur dan menyerahkan surat pengunduran diri serta sudah saya tanda tangani langsung untuk kemudian diserahkan ke PT. PBB,” ujar Umuh saat dihubungi wartawan, Rabu (28/3).

Umuh menambahkan, Mamic melepas jabatanya sebagai Pelatih Kepala Persib setelah gagal mengemban target membawa Persib finish di posisi 4 besar pada akhir putaran pertama Indonesia Super League musim ini.

Meski begitu, Umuh mengatakan bahwa Mamic sebenarnya telah membawa perubahan baik bagi Persib. Umuh juga mengucapkan terima kasih kepada Pemegang Lisensi A Pro lansiran UEFA tersebut telah bekerja secara profesional.

“Awalnya pengurus memberikan target untuk finish di posis empat besar. Tapi saya juga mau berterima kasih kepada Drago karena prestasi Persib lebih baik dari musim lalu,” tandasnya. (admin:dhymaz) sumber:persibholic.com

Ini Dia Penyebab Jebloknya Prestasi Persib

PERSIB Bandung hanya memiliki waktu sekitar dua pekan sebelum kembali menjajal kerasnya persaingan di Indonesia Super League (ISL) dengan menjamu Gresik United di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (10/3) mendatang.
Maung Bandung mengakhiri separuh perjalanan musim ini dengan catatan kurang maksimal. Koleksi 7 kemenangan 4 seri dan 6 kali kekalahan, kurang sepadan jika menyimak barisan pemain yang dimiliki Persib musim ini.
Kegagalan Persib mendulang lebih banyak poin maksimal terutama di laga tandang diakui Pelatih Drago Mamic akibat berbagai persoalan teknis maupun non teknis yang harus dihadapi Persib di putaran pertama.
Untuk problem non teknis, Maung Bandung kerap dihadapkan pada masalah pemain cidera atau terkena sanksi bermain akibat akumulasi kartu kuning atau diganjar kartu merah seperti yang harus diterima Maman Abdurrahman pada laga melawan Persiba.
Sedangkan faktor teknis, Mamic cenderung menyoroti kinerja lini depan Maung Bandung yang kurang tajam. Pendapat Mamic cukup beralasan jika menyimak pada distribusi gol memasukan Persib jika berkaca pada posisi pemain.
“Anda bisa melihat kita tidak memiliki penyelesaian akhir yang baik. Anda bisa melihatnya sendiri, dan statistik juga menunjukan hal itu,” ucap Mamic seusai memimpin timnya berlaga di kandang Persiba Balikpapan, Sabtu malam (24/3).
“Dua striker kita hanya mencetak dua gol, striker lain (di klub lain) sudah mencetak dua, tiga atau lima gol. Para striker  tim lawan bahkan sudah mengoleksi total lebih dari dua puluh gol,” ujar Mamic.
Di mata Pelatih berusia 59 tahun itu, tidak maksimalnya kemampuan barisan penyerang Persib dalam melakukan penyelesaian akhir jadi persoalan terbesar yang mesti dibenahinya.
“Inilah yang membunuh kami di putaran pertama ini. Kami meraih poin tergantung berapa banyak kita bisa mencetak gol. Saya tidak mau beralibi, kesalahannya tidak mutlak di strategi. Kita tidak bisa berbicara tidak memiliki keberuntungan atau lainya. Untuk mencetak gol dibutuhkan kualitas. Statistik menunjukan hal ini,” tandas Mamic

Persib Kalah 1-2 dari Persiba

Headline

Persib kembali gagal meraih poin di laga terakhir putaran pertama Indonesia Super League (ISL) setelah dikalahkan Persiba dengan skor 1-2 di stadion Persiba, Sabtu (24/3/2012).

Terus mengalami tekanan dari tim tuan rumah sejak babak pertama, Persib akhirnya diganjar dua gol dalam rentang waktu kurang dari lima menit.

Adalah Aldo Baretto yang mampu membawa Persiba unggul terlebih dahulu. Tidak tanggung-tanggung, Aldo mencetak dua gol kemenangan Persiba di menit ke-63 dan ke-65.

Persib sendiri hanya mampu memperkecil ketertinggalannya melalui sontekan Airlangga di menit ke-70.

Persib yang berupaya menyamakan kedudukan, menarik Airlangga dan memasukkan Sigit Hermawan serta Robbie Gaspar digantikan Budiawan. Namun bukannya menambah serangan, Persib justru harus bermain dengan 10 orang setelah Maman Abdurahman menerima kartu kuning kedua, tiga menit sebelum laga usai.

Meski sempat menciptakan peluang, namun kedudukan 2-1 untuk kemenangan tuan rumah Persiba tetap bertahan hingga peluit panjang tanda pertandingan usai ditiupkan wasit Suharto

Dedi Yakin Striker Lokal Lebih Baik dari Moses

Dedi Yakin Striker Lokal Lebih Baik dari Moses

Wakil Manajer Persib Bandung Dedi Firmasyah tak merasa khawatir dengan absennya bomber asal Ghana Moses Sakyi yang dikabarkan masih mengalami cedera.

Dia malah lebih yakin dengan kemampuan striker lokal yang dimiliki Maung Bandung, yakni Airlangga dan Aliyudin akan tampil lebih baik ketimbang Moses.

"Moses belum fit dari cederanya. Tapi saya tidak merasa khawatir, masih banyak pemain lain yang siap main. Kami juga tidak mengharapkan Moses main," kata Dedi kepada INILAH.COM lewat telepon selulernya, Senin (19/3/2012).

"Kami yakin dengan kemampuan Airlangga atau Aliyudin, mereka pasti akan tampil lebih baik dari Moses. Semua sudah bertekad memberikan yang terbaik buat Persib sore nanti," tukasnya.

Umuh Anggap Mamic Tidak Merestui Persib Menang

Umuh Muhtar
PERSIBHOLIC/ADAM HUSEIN
Umuh Muhtar
MANAJER Persib Bandung, Umuh Muchtar mengaku sangat menyesali kekalahan Persib dari Gresik United, Senin (19/3).
Umuh menyatakan cukup mempertanyakan taktik dan strategi yang diterapkan Pelatih Drago Mamic untuk meladeni cara bermain yang diusung Gresik United.
Tanda-tanda kekalahan Persib, menurut Umuh sudah terjadi beberapa saat sebelum kick off pertandingan. Beberapa kejanggalan dalam pemilihan pemain dan pergantian pemain dilakukan Mamic.
Salah satunya ketika Mamic mencatumkan Moses Sakyi dalam daftar pemain inti. Sebelum kemudian memutuskan untuk merubah susunan starting line up dengan mengganti posisi Moses oleh Aliyudin, beberapa saat sebelum pertandingan dimulai.
Umuh merasa, Drago Mamic tidak memikirkan yang terbaik untuk Persib. Strategi Mamic dinilai kurang tepat  dan terkesan dipaksakan. Ia menganggap Mamic seakan tidak menginginkan Persib menang.
“Jujur selama saya di Persib, baru kali ini saya marah besar. Sepertinya Persib tidak boleh menang. Sebelumnya, Moses di masukan sebagai starter, padahal dokter tim sudah mengatakan, Moses tidak bisa main. Tapi mengapa Mamic tetap memasukkan Moses di line up,” ujar Umuh kepada wartawan di Hotel Weta Surabaya, Senin malam (19/3).
“Di babak pertama kita bermain cukup bagus. Tapi kenapa strategi dengan hanya mengandalkan satu striker dipertahankan. Kalau pemain biasa bermain dengan 4-4-2, kenapa tadi tidak main dengan skema itu. Harusnya saat Airlangga masuk, Aliyudin tetap bermain bukan di ganti. Coba kalau kita main dengan dua striker,” tegas Umuh.
Umuh menambahkan, apa yang ia katakan, semuanya sudah di bicarakan dengan Komisaris Utama PT. PBB, Zaenuri Hasyim.
“Saya sudah bicara kepada Pak Zaenuri, dan Pak Zaenuri menyetujui dengan apa yang saya omongkan ini,” tandasnya

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Design Blog, Make Online Money