http://img264.imageshack.us/img264/7575/image16kn8.gif
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

4 Pemain Timnas Dikontrak Persib Satu Tahun

INILAH.COM, Jakarta - Firman Utina dan tiga pemain timnas lainnya, yakni I Made Wirawan, Supardi Nasir dan M Ridwan resmi diboyong Persib.

Status mereka resmi terikat dengan Persib setelah menandatangani kontrak di hadapan Direktur PT Persib Bandung Bermartabat Risha Adi Wijaya, di Hotel Park Lane, Jakarta, Jumat (12/10/2012). Mereka diikat dengan durasi kontrak masing-masing setahun.


Sementara itu, I Made Wirawan yang bersama Firman hadir dalam penandatangan kontrak mengaku bangga bisa bergabung dengan Persib. Terlebih lagi dia bergabung bersamaan dengan tiga pemain dari tim juara ISL musim lalu.

"Yang pasti menjadi suatu kebanggaan bagi saya. Saya senang bisa bergabung dengan para pemain dari tim juara. Saya yakin persib juara musim ini," kata pemuda asal Bali yang terakhir tercatat sebagai kiper Persiba Balik Papan.

Made Wirawan juga yakin akan dipercaya oleh pelatih Djadjang Nurdjaman sebagai kiper di tim utama untuk menjaga kesucian gawang 'Maung Bandung'.

"Di setiap klub pasti ada persaingan, tapi saya optimis bisa masuk tim utama," katanya.

Kepada wartawan, Risha mengakui pihaknya mengikat empat pemain tersebut untuk durasi kontrak selama setahun. Empat pemain timnas itu pun resmi menambah kekuatan 'Maung Bandung'.

"Hari ini terjadi penandatanganan kontrak antara manajemen klub dengan empat pemain baru, yaitu I Made Wirawan, Supardi, Firman Utina dan M Ridwan. Mengenai pembahasan kontrak sudah dibahas dalam pertemuan sebelumnya, jadi ini hanya simbolis saja," ujar Risha usai penandatanganan kontrak.

Risha berharap, dengan kehadiran beberapa pemain baru membuat target Persib Bandung untuk menjadi juara menjadi terwujud.

Kondisi Gaspar dan Hariono Membaik

BANDUNG, (PRLM).- Kondisi dua
pemain Persib yaitu Hariono dan
Robbie Gaspar, yang tengah
dibekap cedera mulai mengalami
peningkatan. Saat ini dokter tim
Persib masih melakukan terapi guna memulihkan cedera pada
lutut kiri yang dialami oleh
Gaspar. “Saat ini masih menjalani terapi
dan sudah dilakukan dua kali
terapi, shingga kita masih terus
observasi dulu. Sebelumnya
Gaspar merasakan nyeri pada
lutut kirinya, sehingga dia tidak bisa tampil pada pertandingan
melawan Persiwa Wamena,”
tutur dokter Tim Persib, dr, Rafi
Ghani saat ditemui seusai latihan
Persib, di Stadion Siliwangi,
Bandung, Senin (7/5). Rafi menambahkan selain terapi,
Gaspar juga masih akan
melakukan fisioterapi guna
mengobservasi dan mengetahui
penyebab sakit yang dideritanya
tersebut, sehingga bisa diliaht sejauhmana perkembangannya. “Kita harus terus pentau dulu
kondisi gaspar saati, untuk
lawan Pelita masih belum
diketahui apakah bisa main atau
tidak, karena kita masih
melakukan observasi dulu, mudah-mudahan cederanya
tidak terlalu parah,” kata Rafi. Selain Gaspar, kondisi Hariono
juga saat ini mulai membaik,
selain bisa kembali mengikuti
latihan bersama skuad Maung
Bandung lainnya, Hariono juga
diperkirakan bisa tampil saat Persib menjamu Pelita Jaya. “Untuk Hariono tinggal
melakukan pemeriksaan akhir
yaitu foto ronsen, mudah-
mudahan garis fraktur yang
terakhir patah sudah cukup
baik, sehingga saat melawan Peliat Jaya mudah-mudahan
Harino bisa diturunkan,” ujar
Rafi. Saat ditanya mengenai kondisi
cederanya, Robbie Gaspar
mengaku saat ini kedaannya
mulai membaik dan ada
peningkata , dan diharapkan
bisa tampil saat menjamu Pelita Jaya Purwakarta nanti. “Sejak latihan Kamis saya sudah
mulai merasakan nyeri pada
lutut kiri, sya paksakan ikut
latihan pada Jumat tetapi tidak
bisa, sehingga saya pikir tim
akan rugi kalau saya keluar lebih awal, jadi saya pikir lebih
bagus istirahat dan memberikan
kesempatan kepada pemain
lain,” kata Gaspar. Dia menambahkan saat ini
pemain asal Australia tersebut
masih menjalani terapi bersama
dokter Rafi, guna memulihkan
cedera yang dialaminya.
“Mudah-mudahan bisa cepat sembuh,” katanya singkat. Mengenai penampilan Persib saat
melawan menghadapi Pelita Jaya
nanti, Gaspar menuturkan
penampilan Persib mulai
mengalami peningkatan, dan
untuk bisa kembali meraih kemenangan diperlukan tahapan
yang dilakukan selangkah demi
selangkah, karena setiap
pertandingan hasilnya bisa
berubah. “Along dan Marcio kemarin main
bagus, Marcio melakukan tiga
assist, sedangkan Along
mencetak dua gol dan satu
assit.dengan adanya dua pemain
ini tim lebih bagus, dan tim lain harus mewaspadai adanya duet
maut Persib ini,”kata Gaspar.

Persib Perbaiki Stamina Sebelum Lawan Pelita

Persib Perbaiki Stamina SebeSetelah kemenangan 3-0 Persib atas Persiwa Wamena, tim pelatih Persib yang dipimpin oleh Robby Darwis menilai masih ada yang harus diperbaiki dari penampilan anak asuhnya. Salah satunya adalah konsistensi bermain dalam 90 menit.

Robby mengatakan, dalam pertandingan yang dilakukan di stadion Siliwangi tersebut ada penurunan penampilan dari para pemainnya sejak sekitar menit ke-75.

Untuk memperbaikinya, Robby sudah berkoordinasi dengan pelatih Dino Sefrianto yang bertanggung jawab atas fisik para pemain Persib.

“Makanya saya koordinasi dengan pelatih fisik. Saya sesuai job aja. Secara fisik silahkan dicerna bagaimana baiknya supaya 90 menit main konsisten,” ungkap Robby sesaat setelah latihan senin sore ini.

Robby berharap, dalam masa seminggu persiapan ini, masalah fisik pemain sudah dapat diatasi sehingga saat melawan Pelita Jaya nanti tim bisa bermain lebih konsisten selama 90 menit. “Ke minggu kan ada recovery beberapa hari, dia (Dino Sefrianto) sudah memprediksi peningkatannya seperti apa. Yang jelas dia punya konsep beberapa hari ini,” jawabnya.

Dalam jadwal Liga Super Indonesia 2011/12, Persib Bandung akan kembali menjadi tuan rumah di pertandingan selanjutnya. Dan dengan modal kemenangan atas Persiwa Wamena, Robby ingin tren ini terus berlanjut ke pertandingan melawan Pelita Jaya. ” Ini jadi titik tolak. Kita ingin bangkit. Mudah-mudahan semua pemain bisa mengerti. Kita semangat baru lagi,” ajak Robby.

Persib Siap Bangkit dari Keterpurukan

KEMENANGAN yang diraih Persib Bandung saat menjamu Persiwa Wamena bisa dikatakan sebuah proses panjang yang harus ditempuh Maung Bandung.
Sempat terseok-seok di 4 pertandingan sebelumnya, bahkan harus takluk di dua pertandingan kandang saat melawan Persiba Balikpapan dan Persipura Jayapura, anak-anak Bandung mampu bangkit dengan memperdaya tim berjuluk Badai Pegunungan.
"Itu hal yang relatif, karena kita pun tidak ingin terus terpuruk. Dan nyatanya, ini jadi hal dimana kita harus menunggu waktu," ujar Robby kepada wartawan usai memimpin latiha sore di Stadion Siliwangi, Bandung, Senin (7/5).
"Mudah-mudahan, kedepannya akan membawa kita semakin bagus. Dan pemain bisa mengerti dengan hasil kemarin pemain harus seperti apa bermain," ucapnya.
Karena menurut mantan pemain Persib era 1980'an itu, bukan hanya Persib yang akan berusaha lebih baik, karena tim lain pun akan mempersiapkan diri lebih baik dari Persib.
"Sekarang kalau di lihat tim lain akan semakin mempersiapkan diri lebih baik. Dan sekarang ini, saya harus terus memberikan semangat baru kepada pemain untuk semakin termotivasi untuk kedepannya," tandasnya.

Jajang Sukmara: Kami Bermain Dengan Hati

BEK sayap Persib, Jajang Sukmara merasa bahwa kemenangan Persib atas Persiwa Wamena dengan skor telak 3-0 di Stadion Siliwangi Bandung merupakan tonggak kebangkitan Persib di musim ini setelah sebelumnya mendapat hasil yang kurang memuaskan.
Jajang merasa yakin bukan karena Persib mampu menang telak atas Persiwa, melainkan karena dirinya menilai kekompakan dan kebersamaan di tim Persib sudah semakin terbangun. Hal ini juga sebagai pembuktian kepada Bobotoh bahwa para pemain Persib juga tidak hanya bermain dengan skill dan fisik mereka, tetapi juga bermain dengan hati.
"Kita ingin membuktikan keraguan dari Bobotoh, bahwa inilah Persib yang dihuni pemain yang bermain dengan hati. Ketika di laga sebelumnya kita kurang maksimal, mungkin itu bukan rezeki kita. Tapi kemarin, dengan kebersamaan dan hati, kita bisa membuktikan diri," ujar Jajang saat di hubungi persibholic.com, Minggu (6/5).

Pemain jebolan Persib U-23 itu pun menuturkan, apa yang diperlihatkannya bersama pemain lain merupakan gambaran kecintaan mereka terhadap Persib dan Bobotoh.
Tidak hanya sebatas laga kontra Persiwa saja, sebagai wujud kecintaan terhadap Persib dan Bobotoh, Jajang mengatakan bahwa para pemain Persib akan selalu berusaha tampil maksimal disetiap laga yang akan mereka lakoni.
"Saya merasa, kita semua kemarin bermain maksimal dan luar biasa. Tapi kita pun menyadari, masih ada kekurangan dari kita. Dan di laga selanjutnya, saya yakin kita semua bisa konsisten untuk kembali bermain baik, bahkan lebih baik," terangnya.

Ketika di singgung dengan penampilannya yang sangat ngotot dan bermain disiplin menjaga pertahanan Persib, Jajang sendiri tidak mau berbesar hati, karena dirinya masih merasa belum puas dengan apa yang sudah di tampilkannya.

"Saya merasa sudah bermain baik dan disiplin, tapi saya masih belum puas, pastinya saya ingin bisa membuktikan lebih dari kemarin. Dan saya percaya, Persib akan semakin baik dengan kebersamaan pemain yang semakin tumbuh," ucapnya.

"Disamping itu, sebagai pemain asli Bandung, ya ketika Persib kalah, hati saya pun merasa begitu kecewa. Ini sebabnya, saya dan teman-teman ingin membuktikan diri, bahwa kita bermain itu dengan hati," pungkasnya.

M Agung, Senang Sebagai Starter dan Menang

INILAH.COM, Bandung - Pemain muda Persib Bandung M Agung Pribadi mengaku bersyukur bisa diberi kepercayaan tampil menjadi starter di laga perdana timnya diputaran dua kompetisi Indonesian Super League (ISL) kontra Gresik United di Stadion Siliwangi Bandung, Rabu (11/4/2012) kemarin.

Kebahagian Agung, diakuinya kembali memuncak saat timnya sukses memenangkan laga panas itu. Meski hanya bisa meraih skor tipis 1-0, namun ia menilai dari segi kekuatan timnya, Persib tampil cukup dominan.

"Alhamdulilah saya diberi kepercayaan untuk bermain. Rasa senang saya sepertinya bertambah dua kali lipat karena tim mendapatkan kemenangan," kata Agung (sapaan akrab M Agung Pribadi), Kamis (12/4/2012).

Dengan waktu 45 menit, secara konsisten Agung menggunakan kesempatan itu dengan baik. Terbukti saat serangan tim berjuluk Laskar Joko Samudro itu, dapat dipatahkan dengan baik.

Namun meski begitu, Agung mengakui bila dirinya belum bisa memberikan permainan terbaiknya saat laga kemarin. Keinginan untuk selalu bermain dilapangan menjadi harapan kedepannya, untuk membuktikan bila dirinya mampu memberikan yang terbaik bagi tim kebanggaan Kota Kembang ini.

Budiawan Berharap Penampilannya Memuaskan

INILAH.COM, Bandung - Tampil sebagai starter, bersama M Agung Pribadi dan Jajang Sukmara ketika Persib Bandung membungkam Persiwa Wamena 3-0 di Stadion Siliwangi, Sabtu (5/5) sore, membuat Budiawan semringah.

Pemain yang biasa dipanggil Made ini berharap kesempatan kepada para pemain muda seperti dirinya, Jajang, Agung, Sigit, dan lain-lain terus diberikan oleh Pelatih Robby Darwis hingga kompetisi berakhir.

"Mudah-mudahan kesempatan seperti kemarin bisa datang lagi. Kami sebagai pemain muda sangat senang karena bisa diberi kepercayaan oleh pelatih. Saya harap apa yang sudah kami tunjukkan kemarin bisa memuaskan pelatih," kata pemain jebolan Persib U-21 ini kepada INILAH.COM, Minggu (6/5).

Made berjanji dirinya akan terus memperbaiki penampilan untuk mendapatkan peluang sebagai pemain inti Maung Bandung, meski harus bersaing dengan pemain senior. Dia berharap, peluang pemain muda tetap selalu berbuka di pertandingan mendatang, kontra Pelita Jaya Karawang.

"Made akan berusaha sebaik mungkin untuk memperbaiki penampilan agar pelatih percaya. Made akan terus berlatih, agar kesempatan untuk tampil ada lagi. Memang tidak mudah. Tetapi Made yakin kalau kita kerja keras dan usaha, pasti akan ada hasilnya," tandasnya.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Design Blog, Make Online Money