This is featured post 1 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 2 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
This is featured post 3 title
Replace these every slider sentences with your featured post descriptions.Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha - Premiumbloggertemplates.com.
Tampilkan postingan dengan label berita persib. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita persib. Tampilkan semua postingan
Persib Dapatkan Suntikan Motivasi Jelang Laga Kontra Persiwa
MENJELANG laga kontra Persiwa Wamena di Stadion
Siliwangi, Sabtu sore (5/5) ini. Skuad Persib Bandung mendapat suntikan
motivasi dari Butterfly Fathunnafs Center, dengan motivator, Harri
Firmansyah Rahmat.
Suntikan motivasi tersebut bertujuan untuk bisa meningkatkan semangat para punggawa Maung Bandung.
Menurut motivator, Harry Firmansyah, dengan adanya masalah yang sedang melanda Persib saat ini, secara tidak langsung itu sangat mempengaruhi psikologi para pemain. Oleh sebab itu, Pemain diajarkan untuk bisa berpikir dari yang negatif, menjadi positif.
"Tadi,( Jumat malam ) kita coba ajarkan pemain untuk bisa berpikir, yang tadinya negatif menjadi positif. Dan itu mencoba pemain untuk bisa merasakan hal sesedih apapun, tapi tetap kiat di dalamnya," ujar Harry kepada wartawan usai melakukan motivasi di Graha Persib, Jumat malam (4/5).
Dalam pelatihan yang berjalan hampir selama 2 jam itu, metode yang di berikan kepada para pemain, dangan cara, pemain bisa sadar situasi, posisi serta kondisi.
"Pertama, kita coba agar pemain sadar situasi, karena mereka pun tahu situasi saat ini sangat berat. Karena situasi, posisi dan kondisi itu menjadi satu hal yang penting di sini," ucapnya.
"Namun, dengan waktu yang cukup singkat, saya langsung ke tahap dua, yaitu, pemain bisa membayangkan dengan perasaan (avirmasi). Yang dimana pemain sadar dengan situasi dan merubah dengan gerakan lalu di bayangkan. Dan mudah-mudahan, seberat apapun pertandingan nanti, pemain bisa melakukannya di lapangan," terangnya.
Suntikan motivasi tersebut bertujuan untuk bisa meningkatkan semangat para punggawa Maung Bandung.
Menurut motivator, Harry Firmansyah, dengan adanya masalah yang sedang melanda Persib saat ini, secara tidak langsung itu sangat mempengaruhi psikologi para pemain. Oleh sebab itu, Pemain diajarkan untuk bisa berpikir dari yang negatif, menjadi positif.
"Tadi,( Jumat malam ) kita coba ajarkan pemain untuk bisa berpikir, yang tadinya negatif menjadi positif. Dan itu mencoba pemain untuk bisa merasakan hal sesedih apapun, tapi tetap kiat di dalamnya," ujar Harry kepada wartawan usai melakukan motivasi di Graha Persib, Jumat malam (4/5).
Dalam pelatihan yang berjalan hampir selama 2 jam itu, metode yang di berikan kepada para pemain, dangan cara, pemain bisa sadar situasi, posisi serta kondisi.
"Pertama, kita coba agar pemain sadar situasi, karena mereka pun tahu situasi saat ini sangat berat. Karena situasi, posisi dan kondisi itu menjadi satu hal yang penting di sini," ucapnya.
"Namun, dengan waktu yang cukup singkat, saya langsung ke tahap dua, yaitu, pemain bisa membayangkan dengan perasaan (avirmasi). Yang dimana pemain sadar dengan situasi dan merubah dengan gerakan lalu di bayangkan. Dan mudah-mudahan, seberat apapun pertandingan nanti, pemain bisa melakukannya di lapangan," terangnya.
Along Menjadi Sorotan Bek Persipura

MENGHADAPI Persib Bandung, bek jangkung Persipura Jayapura, Bio Paulin siap mengawal ketat pergerakan Noh Alam Shah yang kemungkinan akan diturunkan pada pertandingan Minggu besok (29/4).
Menurut Bio, hadirnya Along ke tubuh Persib mampu memberikan warna baru bagi lini depan tim berjuluk Maung Bandung tersebut.
Bio pun mengakui, Along adalah salah satu striker terbaik yang berkiprah di Indonesia Super League (ISL). Ini pula yang membuat Bio merasa harus mewaspadai pergerakan Along yang di nilai berbahaya di daerah pertahanan lawan.
"Sejak Along berlaga bersama Arema Malang di IPL, saya sudah jarang bertemu dengan Along di lapangan hijau. Namun, setelah Along berkostum Persib putaran II ISL ini, saya akan kembali bertemu dengannya. Selain berbahaya, dia striker bagus dan punya karakter, oleh sebab itu saya harus mewaspadainya," ujar Bio kepada wartawan saat di temui di Hotel Topaz, Bandung, Sabtu (28/4).
Along yang di kenal sebagai pemain dengan tipikal keras saat di lapangan, membuat Bio harus pintar menghadapi sosok Along yang mampu membuat bek lawan terprovokasi untuk melakukan pelanggaran.
"Along pemain yang nakal. Dia mampu memancing emosi lawannya. Kita harus waspadai itu dan jangan sampai terpancing. Kalau tidak, kita bisa rugi. Kita harus selalu hati-hati dengan pemain seperti Along. Dia bisa memanfaatkan celah dan itu sangat berbahaya kalau kita biarkan," tandasnya.
Pelatih Persipura Waspadai Motivasi Maung Bandung

Hal ini diungkapkan Pelatih Persipura, Jacksen F Tiago kepada wartawan di Hotel Topaz, Jalan DR. Djundjunan, Sabtu siang (28/4). Jacksen mengatakan dirinya menyiapkan amunisi terbaik yang dimiliki Persipura untuk bisa meredam perjuangan anak-anak Bandung dan mencuri poin dari laga tersebut.
“Ini sistem kompetisi penuh, saya siapkan pemain untuk dapat poin di laga besok,” ujar Jacksen kepada wartawan.
Ketika disinggung berapa poin yang dibebankanya kepada anak asuhnya untuk laga besok, Jacksen menjawab tidak memasang target angka. Jacksen mengaku hanya mengintruksikan Alberto Goncalves Da Costa cs untuk bermain semaksimal mungkin.
“Tidak ada target untuk poin, apakah satu, tiga atau tidak sama sekali, karena itu tidak bisa diprediksi. Kita akan tetap bermain maksimal,” ujarnya.
Jacksen menambahkan, dirinya mengetahui betul jika pada laga nanti para pemain Persib akan memiliki motivasi tinggi untuk memenangkan pertandingan untuk menebus tiga kekalahan yang mereka dapat dari laga sebelumnya.
Apalagi Persib merupakan pemain yang dihuni sejumlah pemain berkelas yang acap kali dipercaya memperkuat timnas Indonesia. Skill individu ditambah motivasi yang tinggi tentu akan menjadi ancama yang sangat berarti bagi anak-anak Mutiara Hitam pada laga nanti.
“Persib memiliki pemain yang luar biasa, apalagi dari skill individunya. Ini pula yang harus saya waspadai dan tekankan kepada anak asuh saya. Karena saya kira Persib akan bermain total untuk menembus tiga kekalahan di pertandingan sebelumnya,” pungkasnya.
Marcio Souza Siap Hadapi Tekanan Aremania

STRIKER Persib asal Brazil, Marcio Souza mengaku tak gentar dengan tekanan yang akan diberikan tim tuan rumah pada laga kontra Arema Malang di Stadion Kanjuruan, Malang, Rabu (25/4).
Seberat apa pun tekanan yang akan diberikan Aremania, kata Marcio, tidak akan mengganggu konsentrasi dirinya untuk memberikan yang terbaik bagi Persib.
“Aku tidak tahu apakah besok stadion penuh apa tidak, tapi biasanya tidak penuh. Tapi sebagai pemain tidak boleh lihat itu. Kita harus konsentrasi. Tidak ada masalah,” ujar Marcio kepada wartawan usai mengikuti latihan Persib di Stadion Brawijaya, Surabaya, Senin pagi (23/4).
Marcio mengatakan, suporter memang acap kali disebut sebagai pemain ke 12. Namun baginya, pertandingan sepak bola adalah 22 orang yang saling berhadapan di lapangan hijau.
“Sebagai pemain profesional itu tidak masalah. Mereka hanya bisa teriak, tidak bisa masuk lapangan. Di lapangan itu sebelas lawan sebelas. Mudah-mudahan tim kita bisa lebih baik dari pertandingan sebelumnya,” terangnya.
Disinggung mengenai emosi dirinya yang terkadang meledak-ledak, Marcio mengaku siap mengontrol emosi demi memberi yang terbaik bagi Persib. Ia mengatakan bahwa luapan emosi yang selama ini ia peragakan saat berkostum Persib pun masih bersifat wajar dan tidak merugikan tim.
“Harus, yang penting tidak kena kartu kan sudah tiga pertandingan kita main. Kalau ada emosi juga tidak merugikan tim. Yang penting dalam lapangan itu lebih kontrol, konsentrasi untuk pertandingan,” tandasnya.
Zulkifli Syukur Lupakan Kenangan Manis Bersama Arema

Pada laga yang akan digelar di di Stadion Kanjuruhan, Rabu (25/4) mendatang, pemain yang akrab disapa Zul tersebut siap memberikan yang terbaik bagi tim yang dibelanya kini, Persib Bandung.
"Sudah tiga tahun disana. Pasti ada suasana kangen di Kanjuruhan. Tapi kan situasinya sekarang beda ya. Sekarang menjadi lawan," ujar Zul kepada wartawan di Hotel Equator, Surabaya, Senin (23/3).
"Tapi bukan berarti saya harus membiarkan Arema membobol gawang Persib. Saya pasti mati-matian untuk menjaga Persib, sekali pun yang dilawan mantan tim saya," lanjutnya.
Ditanya mengenai persiapan dirinya dalam menghadapi laga tersebut, Zul enggan berkomentar banyak. Putra Makasar yang satu ini hanya memberikan isyarat akan menunjukan performa yang lebih baik dari pertandingan-pertandingan sebelumnya.
"Cape dari kemarin diwawancara persiapan, hasilnya eleh (kalah-red) lagi. Yang pasti kita mau lebih baik lah dari pertandingan ke pertandingan berikutnya. Harus lebih baik," ujarnya.
Persib Kembali Terpuruk

Perubahan komposisi pemain inti yang dilakukan caretaker pelatih Persib, Robby Darwis tidak mampu mencegah Laskar Joko Tingkir mencetak tiga gol, masing-masing melalui Roman Golian menit 45, Mario Costas (51) dan Gustavo Fabian Lopez (77). Satu-satunya gol balasan Persib di cetak menit 87 melalui tendangan Atep.
Mengandalkan skema 4-4-2, Maung Bandung terlihat kesulitan keluar dari tekanan tuan rumah yang bernafsu meraih kemenangan sebagai kado ulang tahun ke-45 Persela.
Beberapa kali, Laskar Joko Tingkir mengancam jantung pertahanan Maung Bandung. Namun, rapatnya barisan belakang Persib membuat Persela cukup kesulitan untuk mencetak gok ke gawang Jendry Pitoy.
Derasnya serangan tuan rumah membuat para pemain beberapa kali harus menjatuhkan pemain Persela yang membuat Persela beberapa kali peluang lewat situasi bola set piece.
Usaha Persela melalui situasi bola mati mencapai puncaknya ketika Roman Golian dengan cekatan menyambut umpan tendangan bebas Gustavo Lopez pada menit 44.
Tendangan mantan pemain Arema membentur punggung Abanda Herman dan mengubah arah bola sehingga gagal diantisipasi Jendry. Meski sempat dihalau Noh Alam Shah, namun wasit Olehadi menyatakan bola sudah melewati garis gawang.
Sesaat setelah gol Roman Golian bersarang ke gawang Jendry Pitoy, pemain Persib melakukan protes yang membuat pertandingan sempat molor sekitar 5 menit.
Petaka kembali terjadi dialami Persib di babak kedua. Ketika sundulan Mario Costas pada menit 51 dan Gustavo Lopez pada menit 77, membuat Persib harus tertinggal jauh.
Sebelum akhirnya pada menit 87 Atep mampu memperkecil kekalahan Persib melalui tendangan dari dalam kotak penalti, setelah melakukan kerjasama dengan Aliyudin.
Abanda Tak Mau Persib Menanggung Malu Lagi

INILAH.COM, Surabaya- Jelang laga di kandang Persela Lamongan, Sabtu (21/4), bek Persib Abanda Herman tak ingin lagi menanggung malu, pulang tanpa satu poin pun. Dia siap membendung serangan Laskar Joko Tingkir -julukan Persela.
Pascakekalahan dari Persiba 2-3, Minggu (15/4) lalu, pertahanan Maung Bandung menjadi sorotan. Tiga gol yang bersarang ke gawang Cecep Supriatna, adalah bukti keroposnya lini belakang yang digawangi Maman Abdurahman cs.
Di Stadion Surajaya Lamongan, ketangguhan para defender Persib kembali diuji. Mereka harus mampu mengembalikan kepercayaan bobotoh yang sempat kecewa, karena tak mampu menghentikan pergerakan satu gelandang lincah Persiba Asri Akbar.
Tiga gol yang bersarang ke jala Cecep, tentu tidak diharapkan lagi oleh pasukan Robby Darwis dalam laga kali ini. Barisan pertahanan Maung Bandung harus mampu membendung serangan tuan rumah, demi tiga poin sebagai pengganti atas kekalahan lalu.
"Kondisi saya siap untuk pertandingan besok (hari ini). Tidak ada penjagaan khusus yang kita lakukan terhadap pemain Persela. Karena pemain mereka semua berbahaya dan wajib kita waspadai. Mudah-mudahan kita bisa bermain bagus dan berusaha maksimal untuk mendapatkan poin dari Persela," ujar Abanda kepada wartawan di Hotel Equator, Surabaya, Jumat (20/4).
Amunisi asing asal Kamerun ini berharap, dalam laga malam nanti, rekan satu timnya bisa bahu-membahu membantu pertahanan. Dia mengungkapkan, kesalahan atas kekalahan Persib dari Persiba beberapa waktu lalu, tidak lagi terulang dalam pertandingan kali ini.
"Mudah-mudahan kita bisa kerja sama dan kompak untuk menjaga pertahanan. Jangan sampai terjadi kesalahan, seperti pertandingan lalu. Saya berharap, besok (hari ini) kita bisa bermain bagus. Karena target kita ke sini, untuk mencuri poin," ungkapnya.
Persela sudah membuktikan ketangguhannya dengan menahan imbang Persib 1-1 di Stadion si Jalak Harupat pada putaran pertama Indonesia Super Legue (ISL) 2011/2012 lalu. Abanda tetap optimistis, Maung Bandung mampu mencuri poin maksimal, ketika menghadapi skuad besutan Miroslav Janu.
"Saya pikir, semua pemain sudah siap untuk pertandingan. Saya yakin, kita bisa mendapatkan poin sesuai apa yang kita harapkan. Tetapi itu tidak akan terjadi jika kita tidak bisa bermain efektif dan kompak. Saya berharap, besok teman-teman dapat menjalankan tugasnya dengan baik," harapnya
Tiba di Surabaya, Skuad Persib Latihan Ringan di Hotel
Selama berada di Surabaya, menjelang pertandingan melawan Persela Lamongan di Stadion Surajaya Lamongan, Sabtu (21/4/2012), seluruh anggota tim Persib menginap di Hotel Equator Surabaya.
Berdasarkan laporan situs resmi Persib, Kamis (19/4/2012), Maman Abdurahman dan kawan-kawan menjalani latihan ringan di sekitar hotel mulai pukul 16.20 WIB. Menurut Robby, meski ringan, program latihan ini cukup penting untuk menjaga kebugaran para pemainnya.
"Tadinya mau di lapangan, namun kondisi situasi di taman hotel pun cukup bagus dan pemain pun terlihat antusias. Materi latihan pun hanya game set 4-2 atau ada juga yang 5-2. Latihan itu bisa menyegarkan pemain, paling di akhir latihan tadi ada sedikit tambahan latihan koordinasi kecepatan," ujarnya.
Rencananya, pada Jumat (20/4/2012) pagi, tim akan melakukan uji lapangan di Stadion Surajaya di Lamongan. PERSIBMANIA/Boby Satria
Head to Head Persib Bandung vs Persiba Balikpapan

Maung Bandung bisa di katakan lebih diuntungkan karena bermain di hadapan publiknya sendiri. Namun, kekuatan Persiba tidak bisa dianggap remeh. Klub berjuluk Beruang Madu tersebut sebelumnya mampu mempermalukan tuan rumah Pelita Jaya Karawang dengan skor telak 3-1.
Dalam sejarah pertemuan kedua tim, Persib tercatat sudah tujuh kali bertemu Persiba sejak musim kompetisi 2008/2009 dan satu kali di Inter Island Cup. Catatan pertemuan Persib dengan Persiba saat bermain di Bandung, Persib mampu meraih tiga kali kemenangan dan satu kali menuai kekalahan.
Laga besok benar-benar akan menjadi satu pembuktian bagi kedua tim yang di laga sebelumnya mampu meraih kemenangan. (Ziyan M Nasyith)
Head to Head
24-03-2012 ISL Persiba vs Persib 2-1
28-05-2011 ISL Persiba vs Persib 2-0
16-10-2010 ISL Persib vs Persiba 5-1
30-08-2010 IIC Persib vs Persiba 3-2
26-05-2010 ISL Persib vs Persiba 1-2
11-10-2009 ISL Persiba vs Persib 2-0
18-02-2009 ISL Persib vs Persiba 2-1
09-10-2008 ISL Persiba vs Persib 0-0
Radovic Siap Manjakan Along dan Marcio
KEHADIRAN dua striker baru ke tim Persib menuntut gelandang Persib asal Montenegro, Miljan Radovic untuk menyesuaikan diri. Pasalnya Noh Alam Shah dan Marcio Souza tentu memiliki selera suplai bola yang berbeda.
Namun gelandang yang dikenal dengan akurasi servis bola mati dan umpan-umpan akurat tersebut mengaku telah berkomunikasi dengan Along dan Marcio mengenai suplai bola favorit mereka. Radovic mengatakan, kini mereka sudah mampu beradaptasi dengan baik dan mulai saling mengerti dan memahami satu sama lain.
“Terkadang Anda menemukan pemain yang bisa dengan cepat beradaptasi. Seperti saya dan Along, sebagai rekan kami bisa saling memahami dengan cepat. Kami sudah menyatukan visi,” ujar Radovic kepada wartawan usai mengikuti latihan Persib di Stadion Siliwangi, Sabtu pagi (7/4).
Ketika ditanya mengenai umpan jenis apa yang disukai Marcio dan Striker Timnas Singapura tersebut, Radovic enggan menerangkan. Pemilik no punggung 50 tersebut hanya mengatakan bahwa telah mengetahui persis jenis umpan yang disukai dua striker anyar Persib tersebut dan momen tepat untuk melepas umpan kepada keduanya.
Seiring perjalanan waktu, Radovic berharap kerjasama diantara mereka dan tim secara umum akab berjalan semakin baik.
“Ketika dia melakukan pergerakan, saya tahu kapan harus memberinya suplai bola atau tidak memberinya suplai bola. Saya berharap kedepan akan semakin baik,” tandasnya.
Namun gelandang yang dikenal dengan akurasi servis bola mati dan umpan-umpan akurat tersebut mengaku telah berkomunikasi dengan Along dan Marcio mengenai suplai bola favorit mereka. Radovic mengatakan, kini mereka sudah mampu beradaptasi dengan baik dan mulai saling mengerti dan memahami satu sama lain.
“Terkadang Anda menemukan pemain yang bisa dengan cepat beradaptasi. Seperti saya dan Along, sebagai rekan kami bisa saling memahami dengan cepat. Kami sudah menyatukan visi,” ujar Radovic kepada wartawan usai mengikuti latihan Persib di Stadion Siliwangi, Sabtu pagi (7/4).
Ketika ditanya mengenai umpan jenis apa yang disukai Marcio dan Striker Timnas Singapura tersebut, Radovic enggan menerangkan. Pemilik no punggung 50 tersebut hanya mengatakan bahwa telah mengetahui persis jenis umpan yang disukai dua striker anyar Persib tersebut dan momen tepat untuk melepas umpan kepada keduanya.
Seiring perjalanan waktu, Radovic berharap kerjasama diantara mereka dan tim secara umum akab berjalan semakin baik.
“Ketika dia melakukan pergerakan, saya tahu kapan harus memberinya suplai bola atau tidak memberinya suplai bola. Saya berharap kedepan akan semakin baik,” tandasnya.
Persib Matangkan Skema Tanpa 3 Pilar Utama

KEHILANGAN sejumlah pemain intinya akibat akumulasi kartu dan cidera. Membuat Pelatih sementara Persib, Robby Darwis bekerja keras mencari pemain yang tepat untuk mengganti peran para pemain yang absen.
Pada laga kandang melawan Persegres Gresik United, Rabu (11/4) mendatang, Persib dipastikan kehilangan Maman Abdurahman dan Abanda Herman yang terkena akumulasi kartu kuning serta Hariono (cidera).
Di posisi Maman dan Abanda, dua nama kini dipersiapkan yaitu Wildansyah dan Tony Sucipto. Namun, itu pun tidak menjamin keduanya akan di pasang sebagai starter. Karena Robby sendiri masih mempunyai banyak pilihan pemain di lini belakang.
“Jika melihat Wildan dan Tony, saya rasa keduanya cukup bagus bermain di posisi itu. Tapi belum tentu mereka yang akan menjadi starter. Nanti beberapa hari lagi akan saya lihat kembali. Karena masih ada yang kurang, pengertian Wildan dan Tony belum terjalin. Posisinya seringkali sejajar,” ujar Robby.
“Kalau untuk pengganti hariono, saya coba siapkan beberapa nama, mungkin antara M Agung Pribadi atau Robbie Gaspar,” ucapnya.
Menganai dua striker anyar yang baru bergabung, Marcio Souza dan Noh Alam Shah, Robby belum terlalu bisa menilai secara sepenuhnya. Pasalnya kedua pemain tersebut masih baru dan membutuhkan adaptasi dengan tim.
“Kalau Marcio, dia tidak butuh adaptasi lama, dia bisa cepat menyesuaikan diri. Kalau untuk Along, diperlukan upaya peningkatan fisik lagi, karena dia belum konsisten bermain dalam 90 menit,” tandasnya.
Pelatih Persib Harus Punya Mental Juara
Melani Purnama Sari, bobotoh girl asli Bandung ini sangat menginginkan Persib ditangani pelatih bermental juara. - inilah.comINILAH.COM, Bandung - Melani Purnama Sari, bobotoh girl asli Bandung ini sangat menginginkan Persib ditangani pelatih bermental juara. Finis di papan tengah putaran pertama, membuat gadis yang kerap disapa Melan itu merasa tidak puas.
Pada awal helatan Indonesian Super League (ISL) 2011/2012, Melan sempat optimistis. Pelatih Drago Mamic mampu membawa Maman Abdurahman cs menembus papan atas. "Di awal liga, saya optimistis kalau Persib bisa berada di papan atas. Apalagi, Persib ditangani pelatih asing (Drago Mamic). Tapi, ternyata prediksi saya melenceng. Kalau bisa, saya ingin di putaran kedua nanti Persib dilatih oleh pelatih berpengalaman. Ya, paling tidak pernah membawa tim juara," tutur gadis kelahiran 8 Mei 1990 itu kepada INILAH.COM, belum lama ini.
Menurut Melan, pelatih lokal ataupun asing sama saja. Yang paling penting, pelatih itu memiliki mental kuat serta kaya akan pengalaman. "Saya tidak terlalu mempermasalahkan soal pelatih asing atau lokal. Untuk menjadi pelatih sekelas tim Persib, mereka harus punya mental yang kuat, mental juara. Selain itu, mereka juga harus punya pengalaman yang banyak. Jangan salah, Persib itu bukan tim sembarangan," tegas Melan.
Mahasiswi Universitas Pasundan jurusan Sastra Inggris itu berharap, pada putaran kedua nanti Maung Bandung bisa menembus papan atas klasemen ISL. Tentunya, gelar juara sangat diinginkannya.
"Yang pasti saya ingin Persib lebih baik di putaran kedua nanti. Siapa tau Persib bisa juara. Meskipun sekarang nggak di papan atas. Tapi, apa pun hasilnya nanti, saya pasti akan dukung terus Persib. Mau kalah, mau menang, juara atau tidak, saya tetap cinta Persib," pungkasnya
inilah.com>>Marcio Souza Langsung Rayu Bobotoh Persib
Baru sekali menjalani latihan bersama Persib Bandung, Marcio Souza langsung merayu bobotoh. Apa yang terjadi? - inilah.com INILAH.COM, Bandung – Baru sekali menjalani latihan bersama Persib Bandung, Marcio Souza langsung merayu bobotoh. Apa yang terjadi?
Rayuan itu langsung dilancarkan striker asal Brasil itu seusai menjalani latihan perdana di Soccer Coop Jatayu Center, Jalan Jatayu atau Jalan Komodor Udara Supadio.
“Persib adalah salah satu klub yang memiliki suporter terbaik di Indonesia,” ujar striker berusia 32 tahun itu. Suporter Persib itu adalah bobotoh.
Dari pengalamannya ketika main menghadapi Persib maupun saat menyaksikan Maung Bandung bertarung, peran bobotoh cukup signifikan. Bobotoh selalu memberikan dorongan semangat yang tidak kecil terhadap Maman Abdurahman dan kawan-kawan.
Meski begitu, kecuali menjadi penyemangat tim, bobotoh kadang-kadang juga bisa menjadi beban bagi pemain. Terutama, karena pendukung Persib tak hanya ingin permainan cantik, melainkan juga menuntut kemenangan timnya.
Soal ini, Marcio Souza tidak menganggapnya sebagai beban. “Tuntutan bobotoh memang cukup tinggi. Tapi buat saya, ini bukanlah sebuah beban,” kata mantan striker Arema Indonesia itu.
Salah satu yang memicu striker asal Brasil itu akhirnya memutuskan memperkuat Persib di paruh kedua Kompetisi Indonesia Super League (ISL) adalah soal penonton. Dia mengaku terkesima dengan dukungan yang dihadirkan bobotoh.
“Menurut saya, Persib adalah tim besar di Indonesia. Penontonnya ramai, supportnya bagus. Setiap kali Persib bertanding, stadion selalu penuh,” ujarnya.
Marcio Souza sendiri pernah memperkuat sederet klub di Indonesia. Dia mengawali karier bersama Persela Lamongan, meloloskan Semen Padang promosi ke Liga Indonesia, memperkuat Deltras Sidoarjo, dan terakhir bersama Arema Indonesia. Pendukung Persib termasuk salah satu yang terbaik.
Lawan Gresik United, Persib akan Langsung Duetkan Along & Marcio
MANAJER Persib Bandung, Umuh Muchtar memastikan Marcio Souza sudah resmi berkostum Persib dan siap diturunkan saat Maung Bandung meladeni Persegres Gresik United di Stadion Si Jalak Harupat, Rabu (11/4) mendatang.
Proses transfer Marcio dari Arema ke Persib sendiri sudah sepenuhnya rampung, termasuk untuk urusan administrasi seperti surat kepindahan dari Arema ke Persib.
“Semuanya sudah kita bereskan. Jadi, Marcio secara resmi sudah milik Persib. Surat kepindahannya dari Arema pun sudah sampai di kita dan tidak ada masalah lagi mengenai Marcio,” ujar Umuh kepada wartawan saat memantau latihan Persib di Lapangan Futsal Jatayu, Bandung, Selasa (3/4).
Pemain yang kini menggunakan nomor punggung 10 tersebut, dipastikan bakal memulai debutnya bersama pemain anyar Persib lainnya, Noh Alam Syah saat Persib menghadapi Gresik United.
“Marcio sudah di daftarkan sebagai pemain Persib. Dia siap bermain untuk lawan Gresik. Pendatanganan kontraknya akan di selesaikan malam ini, Selasa (3/4) atau besok, Rabu (4/4),” tegas Umuh.
Proses transfer Marcio dari Arema ke Persib sendiri sudah sepenuhnya rampung, termasuk untuk urusan administrasi seperti surat kepindahan dari Arema ke Persib.
“Semuanya sudah kita bereskan. Jadi, Marcio secara resmi sudah milik Persib. Surat kepindahannya dari Arema pun sudah sampai di kita dan tidak ada masalah lagi mengenai Marcio,” ujar Umuh kepada wartawan saat memantau latihan Persib di Lapangan Futsal Jatayu, Bandung, Selasa (3/4).
Pemain yang kini menggunakan nomor punggung 10 tersebut, dipastikan bakal memulai debutnya bersama pemain anyar Persib lainnya, Noh Alam Syah saat Persib menghadapi Gresik United.
“Marcio sudah di daftarkan sebagai pemain Persib. Dia siap bermain untuk lawan Gresik. Pendatanganan kontraknya akan di selesaikan malam ini, Selasa (3/4) atau besok, Rabu (4/4),” tegas Umuh.
Robby Darwis Tingkatkan Porsi Latihan Persib
PELATIH sementara Persib Bandung, Robby Darwis Sabtu pagi tadi (31/3) mulai meningkatkan porsi latihan cukup berat kepada seluruh pemain. Setelah sebelumnya, Robby hanya memberikan materi latihan lari 15 menit.
Setelah sebelumnya para pemain diliburkan selama 5 hari. Para pemain menjalani game internal selama 2x25 menit dengan membagi tim dalam dua kelompok, tim kuning dan tim putih.
Tim putih di isi oleh Dadang Sudrajat, Maman Abdurahman, Abanda Herman, Aldi Rinaldi, Jajang Sukmara, Rian Permana, Robbie Gaspar, Hendra Ridwan, Dudi Sunardi, Sigit Hermawan, Airlangga Sucipto serta Rizky Bagja di posisi cadangan.
Sementara tim kuning di isi oleh Cecep Supriatna, M.Nasuha, Wildansyah, Agung Pribadi, Toni Sucipto, Budiawan, Zulkifli Syukur, M.Ilham, Miljan Radovic, Airlangga Sucipto, Noah Alamsyah dan Yandry Pitoy sebagai cadangan.
Di babak kedua, Robby pun memasukkan Gaspar, Aliyudin serta Sigit ke tim kuning dan menukarnya dengan Agung, Budiawan serta Airlangga yang pindah ke tim putih.
Sementara Anggi Indra masuk menggantikan Dudi di babak kedua. Pada game tersebut, tim kuning berhasil unggul tipis 1-0 melalui gol Wildansyah.
Setelah sebelumnya para pemain diliburkan selama 5 hari. Para pemain menjalani game internal selama 2x25 menit dengan membagi tim dalam dua kelompok, tim kuning dan tim putih.
Tim putih di isi oleh Dadang Sudrajat, Maman Abdurahman, Abanda Herman, Aldi Rinaldi, Jajang Sukmara, Rian Permana, Robbie Gaspar, Hendra Ridwan, Dudi Sunardi, Sigit Hermawan, Airlangga Sucipto serta Rizky Bagja di posisi cadangan.
Sementara tim kuning di isi oleh Cecep Supriatna, M.Nasuha, Wildansyah, Agung Pribadi, Toni Sucipto, Budiawan, Zulkifli Syukur, M.Ilham, Miljan Radovic, Airlangga Sucipto, Noah Alamsyah dan Yandry Pitoy sebagai cadangan.
Di babak kedua, Robby pun memasukkan Gaspar, Aliyudin serta Sigit ke tim kuning dan menukarnya dengan Agung, Budiawan serta Airlangga yang pindah ke tim putih.
Sementara Anggi Indra masuk menggantikan Dudi di babak kedua. Pada game tersebut, tim kuning berhasil unggul tipis 1-0 melalui gol Wildansyah.
MAMIC RESMI MUNDUR
DRAGO Mamic memutuskan mundur dari kursi Pelatih Kepala Persib Bandung, Rabu malam (28/3).
Lewat surat yang disampaikan langsung kepada Manajer Persib, Umuh Muchtar, Mamic meninggalkan kursi pelatih Maung Bandung yang sudah ditempatinya sejak Agustus lalu.
Umuh mengatakan, surat pengunduran diri Drago pun telah ia tandatangani. Kini Umuh tinggal menyerahkan surat pengunduran diri tersebut kepada jajaran Direksi dan Komisaris PT. Persib Bandung Bermartabat.
“Ya tadi (hari ini) dia sudah menyatakan mundur dan menyerahkan surat pengunduran diri serta sudah saya tanda tangani langsung untuk kemudian diserahkan ke PT. PBB,” ujar Umuh saat dihubungi wartawan, Rabu (28/3).
Umuh menambahkan, Mamic melepas jabatanya sebagai Pelatih Kepala Persib setelah gagal mengemban target membawa Persib finish di posisi 4 besar pada akhir putaran pertama Indonesia Super League musim ini.
Meski begitu, Umuh mengatakan bahwa Mamic sebenarnya telah membawa perubahan baik bagi Persib. Umuh juga mengucapkan terima kasih kepada Pemegang Lisensi A Pro lansiran UEFA tersebut telah bekerja secara profesional.
“Awalnya pengurus memberikan target untuk finish di posis empat besar. Tapi saya juga mau berterima kasih kepada Drago karena prestasi Persib lebih baik dari musim lalu,” tandasnya. (admin:dhymaz) sumber:persibholic.com
Lewat surat yang disampaikan langsung kepada Manajer Persib, Umuh Muchtar, Mamic meninggalkan kursi pelatih Maung Bandung yang sudah ditempatinya sejak Agustus lalu.
Umuh mengatakan, surat pengunduran diri Drago pun telah ia tandatangani. Kini Umuh tinggal menyerahkan surat pengunduran diri tersebut kepada jajaran Direksi dan Komisaris PT. Persib Bandung Bermartabat.
“Ya tadi (hari ini) dia sudah menyatakan mundur dan menyerahkan surat pengunduran diri serta sudah saya tanda tangani langsung untuk kemudian diserahkan ke PT. PBB,” ujar Umuh saat dihubungi wartawan, Rabu (28/3).
Umuh menambahkan, Mamic melepas jabatanya sebagai Pelatih Kepala Persib setelah gagal mengemban target membawa Persib finish di posisi 4 besar pada akhir putaran pertama Indonesia Super League musim ini.
Meski begitu, Umuh mengatakan bahwa Mamic sebenarnya telah membawa perubahan baik bagi Persib. Umuh juga mengucapkan terima kasih kepada Pemegang Lisensi A Pro lansiran UEFA tersebut telah bekerja secara profesional.
“Awalnya pengurus memberikan target untuk finish di posis empat besar. Tapi saya juga mau berterima kasih kepada Drago karena prestasi Persib lebih baik dari musim lalu,” tandasnya. (admin:dhymaz) sumber:persibholic.com
Umuh Anggap Mamic Tidak Merestui Persib Menang

PERSIBHOLIC/ADAM HUSEIN
Umuh Muhtar
Umuh menyatakan cukup mempertanyakan taktik dan strategi yang diterapkan Pelatih Drago Mamic untuk meladeni cara bermain yang diusung Gresik United.
Tanda-tanda kekalahan Persib, menurut Umuh sudah terjadi beberapa saat sebelum kick off pertandingan. Beberapa kejanggalan dalam pemilihan pemain dan pergantian pemain dilakukan Mamic.
Salah satunya ketika Mamic mencatumkan Moses Sakyi dalam daftar pemain inti. Sebelum kemudian memutuskan untuk merubah susunan starting line up dengan mengganti posisi Moses oleh Aliyudin, beberapa saat sebelum pertandingan dimulai.
Umuh merasa, Drago Mamic tidak memikirkan yang terbaik untuk Persib. Strategi Mamic dinilai kurang tepat dan terkesan dipaksakan. Ia menganggap Mamic seakan tidak menginginkan Persib menang.
“Jujur selama saya di Persib, baru kali ini saya marah besar. Sepertinya Persib tidak boleh menang. Sebelumnya, Moses di masukan sebagai starter, padahal dokter tim sudah mengatakan, Moses tidak bisa main. Tapi mengapa Mamic tetap memasukkan Moses di line up,” ujar Umuh kepada wartawan di Hotel Weta Surabaya, Senin malam (19/3).
“Di babak pertama kita bermain cukup bagus. Tapi kenapa strategi dengan hanya mengandalkan satu striker dipertahankan. Kalau pemain biasa bermain dengan 4-4-2, kenapa tadi tidak main dengan skema itu. Harusnya saat Airlangga masuk, Aliyudin tetap bermain bukan di ganti. Coba kalau kita main dengan dua striker,” tegas Umuh.
Umuh menambahkan, apa yang ia katakan, semuanya sudah di bicarakan dengan Komisaris Utama PT. PBB, Zaenuri Hasyim.
“Saya sudah bicara kepada Pak Zaenuri, dan Pak Zaenuri menyetujui dengan apa yang saya omongkan ini,” tandasnya
Hariono Mengalami Patah Tulang

PERSIBHOLIC
Mobil ambulance bersiap mengangkut pemain Persib, Hariono yang mengalami cedera akibat bertabrakan dengan pemain Gresik United, Gustavo Chena pada kompetisi Indonesia Super Lague di Stadion Petrokimia Gresik, Senin (19/3)
KABAR buruk harus diperoleh Persib Bandung setelah Hariono mengalami cidera sangat serius akiba mengalami patah tulang pada bagian dada saat terlibat duel dengan gelandang Gresik United, Gustavo Chena.
Hariono sendiri harus di larikan ke rumah sakit Petro Gresik dan tidak mampu meneruskan pertandingan pada menit 33. Posisinya kemudian digantikan Robbie Gaspar pada laga yang berujung pada kekalahan Persib 0-2 atas Gresik United.
Saat berduel dengan Gustavo Chena, Hariono terjatuh dan posisi jatuhnya salah. Itu yang membuat Hariono harus di bawa ke rumah sakit secepatnya.
“Hariono tadi salah jatuh saat berduel dengan Chena. Saat jatuh posisinya salah dan tertimpa oleh Chena. Sampai tadi, yang saya ketahui, tulang pada bahunya (dada) retak,” ujar Asisten Pelatih Persib, Robby Darwis di ruang konferensi pers usai pertandingan.
Hariono pun saat ini masih di rawat di rumah sakit Petro Gresik dan mendapatkan perawatan lumayan intensif.
“Saya harap Hariono tidak mengalami retak yang cukup parah, dan masih bisa kembali sembuh dengan cepat,” harap Robby.
Robby Darwis Akui Persib Kalah Strategi

Pemain Gresik United, Lan Bastian Balatas berhasil merebut bola dari pemain Persib, M. Nasuha pada laga lanjutan Liga Super Indonesia di Staion Petrokimia, Gresik, Senin (19/3).
ASISTEN Pelatih Persib, Robby Darwis mengakui taktik dan strategi yang diterapkan Gresik United lebih baik dari taktik dan strategi yang diterapkan Maung Bandung.
Selain itu, menurut Robby skuad Laskar Joko Samudro bermain lebih tenang dan efektif sehingga mampu memanfaatkan peluang-peluang yang mereka dapat.
“Taktik dan strategi lebih baik dari kita. Gresik mampu memanfaatkan peluang-peluang yang didapat,” ujar Robby kepada wartawan di Stadion Tri Dharma, Senin sore (19/3).
Robby menilai Miljan Radovic cs mengalami kesulitan dalam melakukan penyerangan. Kesulitan tersebut menurut Robby diakibatkan oleh kokohnya benteng pertahanan yang digalang Gresik United.
Rapatnya barisan pertahanan yang digalang Laskar Joko Samudro ini menyebabkan para pemain Maung Bandung sulit menembus masuk pertahanan Gresik.
Akibatnya beberapa pemain Persib terpaksa harus melakukan percobaan tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti.
“Dan kita kesulitan untuk menyerang. Ini yang membuat kita kerap sulit menembus masuk pertahanan Gresik,” ujarnya


08.21
Dhymaz viking kebumen




