KAISERSLAUTERN - Jerman selalu menyapu bersih poin dalam empat laga grup A kualifikasi Euro 2012. Mereka berpeluang melanjutkan tren sapu bersih itu pada dini hari nanti saat menjamu Kazakhstan (
tayangan langsung RCTI pukul 02.00 WIB).
Mengingat reputasi Jerman, tidak akan sulit bagi mereka menang atas Kazakhstan. Faktanya, ketika terakhir kali bersua pada 12 Oktober tahun lalu, Jerman melibas Kazakhstan tiga gol tanpa balas. Padahal, bermain di Kazakhstan.
Apalagi, dini hari nanti akan bertanding di Fritz-Walter-Stadion, Kaiserslautern. Bukan hanya tiga angka yang dikejar Panser, julukan Jerman. Mereka berkeinginan untuk memuaskan para pendukung setia mereka.
“Jelas kami sangat difavoritkan menang dan mendapatkan tiga poin. Namun, itu saja tidak cukup, kami harus mampu memberikan kepuasan kepada para pendukung Jerman yang mengeluarkan uang untuk membeli tiket," kata Oliver Bierhoff, tim manajer Jerman, seperti dikutip DPA.
Makanya, meski hanya menghadapi lawan ringan, tim penghuni dasar klasemen grup A, Jerman berjanji bersungguh-sungguh. Der trainer Joachim Loew kemungkinan besar akan memainkan skuad utama seperti Mesut Oezil, Sami Khedira, dan Miroslav Klose.
Menilik performa Jerman dan Kazakhstan di kualifikasi Euro 2012, laga ini berpotensi banjir gol ke gawang tim berperingkat ke-132 FIFA itu. Apalagi, Klose yang diturunkan sebagai targetman, berambisi mencetak banyak gol demi menyamai rekor gol legenda Jerman Gerd Mueller.
Selain itu, Jerman ingin segera memastikan tiket lolos ke Euro 2012. "Semakin cepat kami merebut tiket ke Ukraina-Polandia, maka akan semakin baik buat kami. Itu akan membuat kami punya kesempatan untuk menjajal tim," lanjut Bierhoff.
Sejak era Loew, sejumlah pemain muda terus dijajal. Setelah sukses membuat Oezil, Thomas Mueller, dan Holder Badstuber terkenal, Loew terus menjajal sejumlah muka baru. Mereka antara lain Mario Gdan Sven Bender.
Nah, bila tiket lolos sudah dipegang, maka pada laga-laga berikutnya, Loew bisa lebih bereksplorasi dengan pasukan mudanya. Namun, di sisi lain, Jerman juga punya ambisi untuk terus menyapu bersih kemenangan selama kualifikasi.
“Apapun hasilnya nanti. Apakah kami mampu merebut tiket lebih cepat, tetap saja akami akan memperlakukan laga sisa dengan serius. Tetap menjadi pertandingan penting. Kami tetap akan berjuang keras melawan Austria, Turki, dan Belgia," kata Bastian Schweinsteiger, gelandang Jerman.
Di sisi lain, kubu Kazakhstan menyadari tidak ada peluang bagi mereka untuk mencuri poin melawan Jerman. Mereka hanya bisa menjaga agar gawangnya tidak kebobolan terlalu banyak. Setidaknya tidak lebih dari kekalahan Albania 1-6 dari Jerman yang menjadi rekor kekalahan terbesar sementara di grup A.
“Terlalu sulit melawan Jerman. Mereka selalu menjadi penantang juara dunia. Kami hanya berharap tidak dihajar habis-habisan. Saya harap para pemain tetap fokus dan tidak terlalu ketakutan," bilang Miroslav Beranek, pelatih Kazakhstan, seperti dikutip Soccerway.
(ham/jpnn)